Kamis, 01 Januari 2015

Kenapa menulis ?

   Tidak ada komentar     
categories: 
Jika pertanyaan kenapa menulis dilayangkan ke anak sekolahan maka jawabannya adalah untuk meringkas pelajaran, untuk menjawab soal-soal pekerjaan rumah, dan ujian. 
Lalu pertnyaan ini disuguhkan kehadapan Mahasiswa, maka jawabannya begini menulis adalah untuk perubahan kearah yang lebih baik.

Esensi mahasiswa sebagai agent of change dapat dilakukan dengan cara masing-masing, ada yang katanya berdemo demi membela hak-hak masyarakat yang tertidas oleh kebijakan pemerintah, ada pula yang menghelat kegiatan semacam bakti sosial yang menyentuh ranah masyarakat, dan yang paling banyak ditemukan saat ini adalah terbentuknya komunitas-komunitas yang digandrungi oleh mahasiswa. 

Kalau saya lebih suka menjalankan agent of change dengan cara bergabung dengan sebuah kemunitas, dan juga menulis. Kelebihan menekuni kehidupan di komunitas yang saya geluti adalah terjun langsung kelapangan, melihat kondisi kekinian masyarakat, pendidikan di batas ujung kota, menalar pola pikir manusia-manusia pemikul kepasrahan, dan menyaksikan gusurnya kebudayaan yang merembes ke pelosok daerah.

Sepak terjal mengembangkan komunitas sosial yang bergerak tanpa ikatan dari lembaga manapun mengharuskan saya melakukan metode-metode manual dan personal. Salah satunya pencarian dana melalui media sosial, dan juga berjual barang-barang atau makanan. Membesarkan namanya mengharuskan saya untuk lebih banyak menari-nari di atas keyboard netbook milikku, mengunggah gambar kemudian menyisipkan keterangan. Menulis, yah menulis mengubah segalanya yang tersembunyi di dasar, menyeruak kepermukaan.

Kenapa Menulis?

Saya mulai berkarir di dunia menulis tidak lama ini, saya hanya penulis lepas, kadang harus menyamai irama mood untuk dapat menghasilkan tulisan yang berkualitas. Menulis mulai dari membuat rumah sendiri di dunia maya, kemudian berkunjung dan meninggalkan beberapa tulisan di rumah orang lain, berkiprah di dunia menulis-cetak-baca magazine milik orang lain, yah ini adalah langkah awal menulis. 

Banyak hal yang saya dapatkan ketika akan menulis, seperti membaca banyak referensi untuk dijadikan bahan mentah penulisan seperti pembendaharaan kata, tempat, tokoh, latar waktu,dll. Setelah itu barulah otak mengutak atik bahan mentah menjadi satu kesatuan yang akan di konsumsi orang lain. Mungkin tahap inilah yang paling sulit dilakukan, kadang berhenti di tengah jalan karena alurnya memusingkan penulis, kemudian membuat ulang yang baru. Tapi suatu kepuasan tersendiri ketika tulisan sudah muncul di permukaan layar atau kertas anda kemudian dikonsumsi banyak orang dan mereka meninggalkan banyak catatan kaki disana. 

Ada yang tertawa, senang, sedih, bahagia, termotivasi karena tulisan anda, itu merupakan buah dari tulisan yang dibuat. Itulah yang membuat saya hingga kini terus menuangkan isi pikiran dengan menulis, dimanapun. Bahkan saya menulis se-kalimat di wall fb, atau timeline twitter itu adalah bagian dari tulisan :)

Selamat menulis dan rasakan sensasinya !

0 komentar:

Posting Komentar